Friday, 2 November 2018

Toriqoh batik

Kuliah bada magrib:
Batik  adalah perjalanan  perilaku dalam mencari illah.  Dengan  keteguhan dalam bertindak secara dhahir dan bathin.
Ketika batik dikatakan sebagai toriqoh dan suluk bagi pelakunya, maka batik hendaknya menjadi penuntun dan memperjalankan dalam kebaikan.
Batik tidak akan mampu memberikan hakekat yNg sebenarnya  ketika pelaku batik terpaku pada materi dan nilai nominal penyertanya.
Ketika dikatakan batik adalalah api.
Sedang  api itu panas tapi juga memberi manfaat dan menjadi sumber kebutuhan.
Maka hidup adalah pilihan... Mau keslomot atau api memberikan  kehidupan.
Maafkan saya guru.... Muridmu gomyang.

Duitku

Aku sangat paham sekarang,  ketika perempuan  menuntut persamaan hak.
Mereka ingin tetap bekerja  mandiri  meski sudah berkeluarga. Bahkan ada yang memisahkan hartanya ketika menikah.  Pemahaman ini sulit diterima jika kita belum merasakan betapa berat menjadi posisi istri yang di notabene ibu rumah tangga. Bahkan ketika  istei suatu saat bisa berkarya  pun... Semua masih notabene berasal dari modal suami tetap posisi  sulit.
Apa yg diharapkan perempuan  bekerja?  Harta?  Duit? 
Bukan itu semua,  mereka  hanya ingin sedikit  kebebasan  dan ruang privasi finansial  yang lepas dari uang belanja keluarga.  Mereka  ingin  melakukan  sesuatu  yg membutuhkan uang tanpa ada beban.  Karena  ini sempurna  hasil kerjanya.  Tidak semua harus dilaporkan,  diawasi dan dipertanyakan.
Bahkan untuk  sekedar  berderma sama kalipun.  Aku ingin bebas beli baju,  kosmetik,  kado jajan,  atau sekedar  berkomunitas.
Tp usaha  yg dibuat setelah berstatus jd istri pun tidak bisa leluasa.
Mungkin paling pas... Istri harus kerja yang dapat bayaran bernota.
Jelas jumlahnya bisa diitung  dan dibaca.
Inilah harta saya,  duit
saya,  milik saya...
Bahkan sedikit harta yang  dia pubya sewaktu  awal menikahpyn sudah habis untuk  biaya runah tangga.... Apa pernah diperhitungkan?
Memang... Perempuan  tidak bekerja.  Seakan hanya badan yg dia punya,  kerja tanpa digaji.. Hanya makan  dan sekedar pakaian diberi.
Lebih kaya pembantu  saya.. Tiap bulan punya gaji.
Wahai putriku.. Jadilah perempuan  mandiri.  Tetapkan  hatimu.. Bahwa kau punya harta sendiri lepas dr suamimu,  agar ibumu kelak tak rikuh merepotkanmu.
Yang paling penting.. Kamu masih memiliki hak atas dirimu sendiri. Harga diri,  ketenangan  hati  dan kepercayaan diri. Karena  bahagia  itu tidak sederhana  kata orang.  Bahagia  itu ketika  kita  terikat  tp dihargai sebagai diri kita sendiri.  Saling menghargai  tanpa ada intervensi

CANTHING HATI SANG PECINTA

Menari gemulai,
Meliuk melekuk seirama desah nafas
Dipuja dalam mantra mantra dzikir
Yang tak lepas dari bibir
Memuja tanpa meminta
Mencipta rasa, menuang cawan cinta
Tak ada keluh dan lenguh diantara peluh
Kepasrahan jiwa yang menyatu kepada rabbnya
Canthing cintamu bergerak
Menorehkan cinta dan luka yang menyatu diantara aroma malam
Menembus sukma, mengagungkan namamu
Dengan cara berbeda menyatukan hati
Meleburkam diri dengan rabbnya
Detik ke hari ke bulan ke tahun
Masa terlampaui dalam tekun dan pikun
Canthing mu tetap memuja
Dalam getar dan gemetar
Hatimu ragamu tak gentar
Menyerah pasrah tanpa kalah
Berbalut dalam cinta tanpa syarat
Menuang cerita selaksa makna
Yang hanya bisa dirasa dengan jiwa
Kebeningan jati hati
Pada Tuhannya

Thursday, 9 November 2017

Wanita wanita

Laki Laki Beristri dengan Wanita Bersuami itu pemikirannya beda
.
Kalau Istri...
Saat ada acara dengan temannya, akan melibatkan suaminya untuk ikut serta.
Karena bagi istri kebahagiaannya tak akan lengkap tanpa suami di sisinya.
.
Tapi suami... ??
Sebagian besar biasanya pergi seenaknya bersama temannya tapi tidak mau melibatkan istri.
Kalian hidup hanya untuk kesenangan diri kalian saja...
Lihat keadaannya... ??
Apakah masih pantas... ??
Kurasa hanya suami Egois lah yg seperti itu..
.
Banyak sekali hubungan kandas karena persoalan teman...
Ini bukan hal sepele.
Tapi ini hal yg serius.
Karena saat sekali saja tidak bisa saling mengerti hati pasangan, Maka seterusnya akan menjadi petaka..
Sebelum dan sesudah menikah itu kehidupannya berbeda.
Belajarlah menjadi suami yg bisa dewasa menempatkan diri.
Antara teman dan keluarga ada batasan waktunya.
Jangan jadikan kesenanganmu bersama temanmu menjadikan perpisahan di keluargamu...
Boleh saja pergi berkumpul.
Tapi paskan waktu dan kondisimu..
.
Karna istri saja sudah korbankan waktu dan segalanya untuk suami.
Tapi suami kenapa sebaliknya... ??
Tidakkah suami melihat seperti apa seorang istri pun ingin kalian utamakan??
Disini banyak sekali kekeliruan pemahaman..
Kasihan sekali jika ada suami yg lebih mengutamakan kesenangannya bersama temannya dibanding menjaga hati istrinya..
.
Istri yg baik memang tidak akan mengekang suaminya.
Tapi suami yg baik adalah ia yg dapat membedakan mana yg lebih utama antara istri dan keluarganya.
Atau temannya yg hanya taunya soal itu itu saja.
Kalau ingin seorang istri tidak melarang kamu melakukan kesenanganmu.
Berikanlah sikap yg bijak.
Karna kedamaian seorang istri terletak pada kepercayaannya pada suami.
Jika sekali saja telah ternodai...
Maka jgn harap istri menyuntik kedamaian pada hati suami
.
Semoga keluarga kita dijauhkan dr hal tsb...Aamiin

Wanita lagi

'LELAKI HARUS TAHU 8 SIFAT ALAMI DARI WANITA

1. Wanita suka Di Dengarkan. Jadi kalau dia sedang marah, dengarkan saja, kalau di ladeni tujuh hari tujuh malam dia tahan bertengkar

2. Wanita suka kelembutan, jangan sekali-kali kasar pada wanita, karena wanita bisa menjadi lebih kasar

3. Wanita suka Diberi kejutan-kejutan kecil tidak harus memberikan emas berlian ♢ kepada sang istri, cukup kecupan mesra di kening tapi penuh cinta dan lembut

4. Saat wanita berkata "Terserah" itu pertanda bahwa wanita ingin engkau memberikan kasih sayangmu sepenuhnya dengan pengertianmu..

5. Berikan perhatian setiap saat, ketika tidur pun wanita ingin diperhatikan, ketersipuanya menandakan rasa senangnya diperhatikan

6. Kirim selalu kata-kata mesra yang menggoda walau kata-kata cinta sudah terbiasa, tidak bagi wanita, kata-kata "Aku Kangen Kamu Sayang",atau "Sehari tanpa mendengar suaramu Aku bisa gila",atau"Hanya kamu yang membuatku tergila-gila",sudah cukup membuat hati wanita melambung kelangit tujuh. Menggetarkan relung-relung hati jiwanya, hanya saja wanita menutupinya dengan kata",Ach lebay",Atau,"Ich gombal baday dwech

7. Di saat wanita berkata "Baik- baik saja" setelah engkau menyakitinya, maka bersiaplah akan perubahannya karena wanita tidak suka akan kebohongan.. Tpi sentuhlah wanita dengan kasih yang sesungguhnya, kasih ini akan membuat wanita memberikan cinta yang lebih

8. Wanita emang unik dan spesial, Saat hati wanita tersakiti, ia tidak akan menangis didepanmu namun ia menangis didalam hatinya..

Jadi mengertilah setiap sifat wanita karena dengan engkau mengerti, maka engkau akan mendapatkan kebahagiaan bersamanya..

CATATAN :
Perasaan Wanita itu Lembut..
Kalau disakiti rasanya sakit buanget.
Apalagi kalau sampai terluka .
Makanya Wanita suka nangis. Mereka nangis bukan karna cengeng,
Tapi mereka punya perasaan yang lebih...!!
Wanita memang kalah kekuatan fisik sama lelaki, Tapi lelaki masih kalah kekuatan hati sama Wanita....

Semoga yang sudah berkeluarga dapat mengarungi bahtera rumahtangga dengan baik dan selalu dalam garis dan petunjukNya. 

Untuk yang belum berkeluarga, semoga mendapatkan jodoh yang saling mengerti akan kekurangan dan kelebihan masing2.

Amin

Wednesday, 8 November 2017

Dono baskoro

SAHABAT

Dua sahabat selalu saling mendukung. Mereka sabar, baik hati, dan bersedia memahami kekurangan sahabatnya. Sahabat adalah komunikator yang hebat dan biasanya juga pendengar yang sangat baik. Bila perlu, mereka bisa bersikap serius, tapi juga enak diajak bercanda dan tertawa. Mereka mensyukuri saat-saat bersama yang menyenangkan dan menjadi pendamping setia di saat-saat sulit.
Jika Anda memposisikan diri dan pasangan sebagai dua sahabat, maka hubungan Anda berdua akan menjadi lebih mudah.

Cara terbaik untuk tetap (atau kembali) menjadi dua sahabat adalah menghargai arti persahabatan itu bagi Anda dan hubungan Anda berdua. Bila Anda yakin bahwa persahabatan adalah cara terbaik mempertahankan hubungan yang sehat, maka persoalan-persoalan kehidupan lainnya akan terasa lebih mudah. Ingatkan diri Anda bahwa tujuan Anda adalah memperlakukan pasangan Anda dengan tulus, penuh rasa hormat dan penghargaan, seperti Anda memperlakukan sahabat Anda. Jika Anda bimbang, tanyakan kepada diri sendiri, “Seandainya dia sahabatku, bagaimana sikapku seharusnya?”

Banyak orang berkata, “pasanganku adalah sahabatku,” tetapi kenyataan berbicara lain karena pikiran, perasaan dan tindakan mereka tak sesuai dengan pernyataannya. Banyak orang justru cemburu, serba mengharap dan menuntut – kurang menghargai, menghormati dan kurang peka – dalam memperlakukan pasangannya. Tak sedikit orang memperlakukan pasangannya seakan dialah sang pemilik. Mereka juga lebih teratrik pada citra pasangan yang mereka dambakan, bukan pribadi pasangannya sendiri.

Jika seorang sahabat bercerita kepada Anda, “Aku ingin ganti karier. Mungkin gajiku lebih kecil, tapi aku yakin aku akan lebih bahagia,” atau kalau dia berkata, “Cita-citaku punya rumah di tepi pantai,” besar kemungkinan Anda akan tertarik dan mendukungnya sepenuhnya. Bagaimana jika pernyataan itu keluar dari mulut pasangan Anda? Bagaimana reaksi Anda? Mempertimbangkannya masak-masak dan membantunya mewujudkan impiannya itu? Atau Anda langsung meremehkannya, tak menghargai harapannya? Atau Anda menjawabnya, “Kau tak bisa melakukan itu. Itu bukan hanya tak praktis, tapi itu juga tak sesuai dengan keinginan dan harapanku!”

Yang terpenting di sini adalah inti jawaban Anda. Tentu tak pantas kalau pasangan Anda nekat melakukan semua yang diinginkannya. Sebagai contoh, Anda tak mungkin terus-terusan pindah rumah atau pindah kerja. Bukan pula berarti Anda musti terus-menerus mendahulukan keinginan pasangan dan selalu ikut bertanggung jawab mewujudkan harapannya. Intinya, selalulah ingat bagaimana Anda memperlakukan seorang sahabat dan masukkan itu ke dalam hubungan Anda dengan pasangan. Pasangan Anda musti tahu bahwa Anda memberikan dukungan yang tulus, tak peduli apakah dia mampu mewujudkan keinginannya atau tidak.

Menjadi sahabat sejati adalah sebuah karunia dan tujuan yang sangat layak dicapai. Bila Anda dan pasangan bersahabat, adaptasi dan jalan tengah akan terbuka lebar. Anda akan rela berbagi impian tanpa merasa bahwa Andalah yang lebih banyak berkorban. Untuk melaksanakan kiat ini dibutuhkan kemauan untuk mawas diri dan kesediaan untuk mengubah kebiasaan. Cobalah, dan Anda merasakan hasilnya sangat luar biasa dibandingkan dengan usaha Anda. Selamat mencoba. Saya mendukung Anda. Dono Baswardono

#CoupleTherapy #FriendshipInMarriage

Tuesday, 7 November 2017

Reject

Kenapa Istri Saya Jelek...?!?  🌸

Wanita...
Kamu menikah dengan orang yang tepat atau tidak, semuanya akan terlihat jelas dari penampilanmu. Kalau kamu menikahi orang yang tepat, bahkan sampai tua pun kamu pasti bisa mempertahankan kecantikanmu. Tapi kalau kamu salah orang, semuanya malah akan terpuruk.

Pria yang sama-sama menikah 10 tahun membawa istri mereka ke sebuah pertemuan. Setelah acara selesai, para wanita duduk di sofa dan mengobrol bersama, sedang para pria juga memiliki obrolannya sendiri. Akhirnya kedua pria ini bertemu dan mulai mengobrol.

Rudi : San, lama gak ketemu, istri lu cantik amat!
Hasan : Thank you thank you…
Rudi : Kalian baru nikah ya?
Hasan : Iya belum lama, baru 10 tahun…

Mendengar jawaban Hasan, Rudi langsung kaget, karena dia dan istrinya juga sudah menikah kurang lebih 10 tahun, tapi istrinya tidak seperti istri Hasan yang begitu cantik dan menarik. Bagi Rudi, istrinya seperti wanita tua yang sudah tidak menarik lagi.

Rudi : Gue sama istri juga sama sih kurang lebih, dulu waktu nikah dia cantik banget, tapi sekarang semuanya berubah, udah jadi emak-emak. Mau gimana liat juga nggak enak diliat, kadang mau keluar rumah juga males bawa dia, coba aja kalau istri gua kayak istri lu..

Hasan hanya terseyum mendengar perkataan Rudi, Rudi kemudian melanjutkan.

Rudi : Tapi liat istri lu cantik mulus kayak gitu, harusnya dia gak akan bersih-bersih rumah kan yah? Yah kalau dilihat dari sisi ini, mungkin ini kelebihan istri gue sih, setidaknya, dua anak gue bisa dirawat baik-baik sama dia..

Hasan : Ah kata siapa? Emang dia cantik jadi keliatannya kayak yang gak suka bersihin rumah. Tapi dia apa juga bisa, rumah selalu bersih, masak juga enak. Anak perempuan gue juga cantik kayak mamanya..

Mendengar jawaban ini, muka Rudi mulai berubah. Dia tidak habis pikir, sama-sama wanita, kenapa bedanya begitu besar? Hasan kemudian tersenyum dan bertanya..

Hasan : Lu tau gak istri lu sukanya makan apa?
Rudi : wah gak tau gue..
Hasan : Lu sering peluk dan cium istri gak?
Rudi : Ya ampun udah nikah segini lama ga perlu lagi kali..
Hasan : Lu sering beliin istri lu baju baru dan perawatan kulit gak?
Rudi : Yah umur udah segini, mau buang begitu banyak uang juga sama aja..
Hasan : Kalau gitu, lu tau gak istri lu pake baju ukuran berapa? Sepatunya ukuran berapa?
Rudi : Ini… hmm.. Kayaknya gua juga gak tau..

Rudi kemudian malu dan mukanya memerah, Hasan melanjutkan.

Hasan : Gue tahu jelas apa yang disukai istri, apa hobinya, bahkan apa yang dia pikirkan, gue bisa tebak. gue suka pijetin kalau dia pulang kerja, setiap bangun tidur gue juga selalu kecup kening dan peluk dia.

Kalau hari hujan, mau sejauh apapun, gue pasti bakal jemput dia pulang kerja. Gue tahu ukuran baju dan sepatunya, jadi kalau kadang kita jalan-jalan dan dia gak rela keluarin uang buat beli barang yang jelas-jelas dia suka, gue akan langsung beliin..

Rudi semakin menunduk, dia kemudian teringat akan istrinya, dia sering bertengkar dengan istri di rumah, kalau tidak puas, dia akan langsung membentak dan bersikap cuek pada istrinya, bahkan beberapa hari lalu, mereka baru saja bertengkar cuman karena istrinya beli baju yang harganya gak seberapa dan Rudi selalu mengatakan kalau itu pemborosan.

Kemudian, Hasan melanjutkannya..

Hasan : Kalau istri sendiri kita gak sayang, masa tunggu orang lain sayang dia? Dia tuh demi keluarga ini, demi anak, sudah mengorbankan begitu banyak waktu dan tenaga, kadang malah gak pernah mikirin dirinya, kenapa lu gak bantuin dia?

Cewek itu ibarat bunga mawar, yang cuman bisa dilindungi sama suaminya, baru mereka bisa selalu mekar dengan segar dan semangat. Kalau gak ada yang ngerawat, ya udah deh, pasti cepet layu..

Lu harus banyak waktu perhatiin istri lu, tadi dia lewat di sebelah gue, gue bahkan bisa cium bau minyak di kepalanya, dia bahkan jadi kayak emak-emak yang lu bilang tadi, masa lu gak mau bikin hidup dia jadi lebih bahagia, jadi lebih cantik gitu?

Rudi hanya bisa terdiam.. Tak lama kemudian, acara pun berakhir, Hasan pamit dan menggandeng istrinya pulang. Rudi melihat istrinya yang kelelahan sudah ketiduran di atas sofa, ia melangkah menuju istrinya kemudian dengan lembut membangunkannya, “Capek ya? Yuk kita pulang..”

Teman....

Ada pepatah yang mengatakan, wajah perempuan sebelum 30 tahun itu ditentukan oleh keturunan, tapi setelah 30 tahun itu ditentukan dari pernikahan! Kalau kamu memiliki suami yang mengerti kamu, kamu akan menjadi wanita yang cantik dan berbahagia!

Wanita yang berbahagia, bisa dilihat dari sinar yang memancar dari wajahnya, ia selalu tersenyum, sorot matanya penuh kehangatan dan bersemangat.

Ada pepatah berkata, “Kalau kamu bercermin dan menemukan kalau dirimu semakin lama semakin cantik, maka kamu menemukan orang yang tepat!”

Banyak pria yang berkata ingin menikahi wanita yang cantik, lemah lembut dan baik hati. Padahal sebenarnya, pria yang memiliki kemampuan, justru akan menikahi wanita yang biasa saja, dan akan menyayanginya sampai wanita itu menjadi cantik rupawan.

Pria baik itu ibarat pisau operasi plastik, dialah yang menentukan kecantikan seorang wanita. Kalau kamu menikahi lelaki yang benar, setiap hari yang kamu jalani penuh kebahagiaan, kamu dengan sendirinya akan memancarkan kecantikan.

Tapi kalau kamu menemukan lelaki yang salah, dia akan membuatmu menjadi semakin jelek dan semakin buruk dalam berbagai aspek. Walaupun awalnya kamu adalah wanita cantik penuh senyum, pada akhirnya kamu akan menjadi wanita suram yang haus akan kebahagiaan.

Jadi pria, perlu ingat baik-baik..
Bagaimana kamu memperlakukan wanitamu, begitu pulalah wanitamu akan menjadi..

Saturday, 21 October 2017

Edisi merindu

WALI TANPA NAMA DAN TANPA GELAR

Suatu hari aku bertemu dengan orang gila ( Al-majnuni Murokab )tak jauh dari makam seorang wali, ia ngoceh ga jelas seperti sedang bicara dengan seseorang, dia berbicara seperti ini:
.
"andaikan mereka tahu bahwa ada wali "tanpa nama tanpa gelar" yang memiliki kemampuan seperti wali qutb niscaya mereka akan datang berbondong-bondong mencium tangan wali tanpa nama tanpa gelar tersebut minta di do'akan hajatnya, jika wali tanpa nama tanpa gelar itu telah wafat niscaya mereka akan berlama-lama dipekuburannya berdzikir, berdo'a dan bermuhasabah diri meminta ampun kepada ALLAHU MAHA PENGAMPUN atas dosa-dosa mereka selama ini Andaikan mereka tahu jika mereka sami'na wa athona kepada wali tanpa nama tanpa gelar niscaya ALLAHU SWT akan angkat derajatnya, Namun sayang sekali karena wali tersebut tanpa nama dan tanpa gelar kewalian maka ia seringkali dilupakan dan diabaikan setiap orang" aku yang dengar ocehannya kaget dam bergumam "hahhh??? ada wali tanpa nama tanpa gelar yang kemampuannya seperti wali qutb? Siapakah wali tersebut?"
.
dengan sedikit rasa takut-takut aku dekati dia karena penasaran ingin tahu siapa sebenarnya wali tanpa nama tanpa gelar tersebut?
.
lalu terjadi dialog:
.
Aku : maaf mbah tadi saya dengar mbah ada mengoceh panjang lebar dan berbicara tentang wali tanpa nama tanpa gelar, siapakah sebenarnya wali tersebut mbah? mengapa sedemikian hebatnya wali tanpa nama tanpa gelar tersebut hingga kemampuan dan derajatnya hampir menyamai wali qutb?
.
Orang gila tersebut menoleh kearahku dan matanya sedikit melotot lalu berkata :
.
"sampeyan siapa? kamu nguping omonganku yach? Apa pentingnya kamu perlu merasa tahu tentang wali tanpa nama?"
.
Ucapnya dengan nada agak tinggi, Mendengar ucapan suaranya yang agak bernada tinggi terkesan kasar membuat aku sedikit takut dan gentar, lalu berkata :
.
"maaf mbah, bukan maksud saya menyinggung mbah, nama saya Bolank saya seorang muhibbun pecinta para wali-wali ALLAHU, kadang-kadang saya dan teman-teman sprti M Darjo Huda Naja Suluk Ahmad Nawan Nyel berziarah ke makam para wali, saya penasaran dan tertarik dengan wali tanpa nama tanpa gelar yang mbah sebutkan, kalau boleh tahu siapakah wali tersebut mbah?"
.
Orang gila itu tertawa terbahak-bahak dan berkata: "HA HA HA HA HA HAA ..... dasar bocah goblog, namanya juga wali tanpa nama tanpa gelar, tentu saja aku tidak tahu nama wali tersebut dan apa gelar kewaliannya, kamu ini tampang keliatan pintar tapi ternyata goblog yach, HA HA HA HA HA"
.
JLEEB, terasa menusuk sekali perkataannya dia menyebut aku anak bodoh dan goblog, wajahku merah padam menahan sedikit emosi, sepertinya aku salah sangka kukira orang gila tersebut orang yang bisa diajak dialog, tapi nyatanya dia sebut aku bocah goblog, yach aku memang goblog namanya juga wali tanpa nama tanpa gelar jadi siapa yang tahu nama wali tersebut? siapa yang tahu gelar wali tersebut sedangkan wali tersebut tanpa gelar?, ach sudahlah sebaiknya kutinggalkan saja dia, aku pun mulai membalikkan badan dan membuang muka dengan wajah masam hendak meninggalkan orang gila tersebut,
.
"Hai fikri mau kemana sampeyan, sampeyan ini bagaimana sudah datang tidak mengucapkan salam, malah pergi begitu saja tanpa mengucapkan salam, baru diejek begitu saja sudah bermuka masam, apakah mursyidmu yang seorang wali qutb tidak mengajarkanmu untuk mengucapkan salam saat datang dan pergi? apakah mursyidmu yang seorang wali tidak mengajarkanmu untuk bisa bersabar menahan celaan dan hina an?"
.
langkahku terhenti, astaghfirullah .... betul sekali, aku tadi lupa mengucapkan salam sebelum memulai obrolan dan aku juga pergi begitu saja tanpa mengucapkan salam, dan tak kusangka dia menyebut mursyidku seorang wali qutb, sepertinya dia mengenal mursyidku
.
kemudian aku kembali menghampirinya dan berkata "assalammu' alaikum wr. wb. mbah, mohon maaf mbah atas kelancangan saya karena datang dan pergi tanpa mengucapkan salam, sekali lagi saya mohon maaf" (sambil mencoba meraih tangannya untuk menyalami dan mencium tangannya), orang gila itu menepis tanganku seraya berkata "wiss sudah , cukup bilang minta maaf dan tak perlu cium tangan segala"
.
aku jadi salah tingkah, tiba-tiba suasana hening sejenak beberapa menit, aku diam dan diapun diam suasana serasa seperti di kuburan
.
"ngapain kamu masih disini?"
.
tiba -tiba suaranya memecah keheningan, aku agak kaget lalu berkata :
.
"maaf.. anu mbah ... anu" , orang gila itu menyela kalimatku "anu ... anu .... anu-anu apa? ngomong yang jelas jangan ngomong jorok, itu anumu ada disitu, mau pamer dan adu anu? ayo sini aku ladenin, mana anumu? ayo tunjukkan"
.
annnnccur ... mukaku rasanya merah padam, merasa salah tingkah dan bodoh dihadapan orang gila tersebut,
dengan rasa sedikit menahan malu aku tetap memberanikan diri untuk bertanya :
.
"maksud saya bukan anu mbah , maksud saya adalah ingin tahu siapa sebenarnya wali tanpa nama tanpa gelar yang mbah katakan saat saya mencuri dengar"
.
orang gila bertanya "kamu ini ga pinter pinter juga, sudah berapa lama kamu belajar tassawwuf/spritual?"
.
aku menjawab "sudah sekitar hampir 7 tahun, mbah"
lalu orang gila itu berkata sambil menepuk pahanya :
.
"sudah 7 tahun masa kamu ora mudeng dan tidak tahu wali tanpa nama dan tanpa gelar, memangnya gurumu tidak mengasih tahu?"
.
aku menjawab "saya sering membaca dan mendengar suhbah dari guru saya mbah, tapi saya belum tahu dan belum pernah dengar ada wali tanpa nama dan tanpa gelar, dan guru sayapun tidak pernah menyebutkan siapa wali tersebut?"
.
orang gila itu tertawa terkekeh-kekeh lalu berkata "sebenarnya gurumu ada menyebutkannya bahkan berulang-ulang kali menyebutkannya hanya saja kamu aja yang ga faham-faham dengan maksud gurumu, lagipula sebutannya wali tanpa nama dan tanpa gelar jelas gurumu tidak tahu nama wali tersebut dan tidak tahu gelar wali tersebut tapi kamu sendiri tahu siapa wali tersebut, bahkan wali tersebut begitu dekat denganmu"
.
aku bergumam dalam hati "apaaa?? aku mengenal wali tersebut? siapa dia?", aku tambah penasaran siapakah wali tersebut yang dimaksud orang gila tersebut lalu aku bertanya :

" maaf mbah , siapakah yang mbah maksud? mbah katakan aku mengenal wali tanpa nama dan tanpa gelar tersebut, bahkan mbah mengatakan wali tersebut dekat denganku , siapakah yang mbah maksud??"
.
orang gila itu tertawa terkekeh-kekeh "he .. he ... he ... wali tanpa nama dan tanpa gelar itu adalah orangtuamu sendiri, nah sekarang aku tanya kamu memangnya aku kenal siapa nama orangtuamu dan gelar orangtuamu? yach aku mana tahu"
.
aku jadi tambah bingung lalu semakin bertanya-tanya
.
"orangtuaku? maksud mbah orangtuaku adalah wali tanpa nama dan tanpa gelar? mengapa bisa begitu mbah?"
.
orang gila itu mulai menatap mataku dengan tajam , lalu bangkit dari duduknya lalu berkata :

"apakah kau tidak tahu tentang uwaisy al qarni, salah satu sahabat yang tidak pernah bertemu NABI secara fisik dan juga seorang wali? apa yang menyebabkan dia memiliki derajat yang begitu agung hingga namanya terkenal di langit walau dibumi tak ada seorangpun mengenalnya? kau tahu??!! sahabat uwaisy al qarni berkata bahwa ibunya pernah berkata dan mendo'akannya "anakku uwaisy aku tahu hatimu begitu sangat mencintai dan menginginkan dapat bertemu NABI MUHAMMAD SAW, namun kini kau datang padaku dengan wajah dirundung sedih karena tak berhasil menemui RASULULLAH SAW dan kau memilih segera pulang karena memikirkan dan mengkhawatirkan aku ibumu ini nak , dan aku ridho padamu, YA ALLAHU kau MAHA TAHU, saksikanlah bahwa sesungguhnya aku telah ridho pada anakku, maka terimalah ridho ku ya ALLAHU dan ridhoilah anakku uwaisy",
dan apa kau tidak kau tahu bahwa SHULTANUL AWLIYA SYEIKH ABDUL QADIR JAILANI , dimasa kecilnya ketika dirampok malah berkata jujur tentang kantung emas yang ia bawa, perampok itu heran mengapa ia malah jujur mengatakan kantung emas yang dibawanya padahal setiap orang yang mereka rampok selalu berbohong tentang bawaannya dan berusaha menyembunyikannya dari mereka, lalu kau tahu apa kata SYEIKH ABDUL QADIR JAILANI? beliau berkata "ketika aku hendak bepergian menuntut ilmu ibuku berpesan "anakku .. bila engkau bertemu dengan siapapun maka jujurlah jangan berbohong, sungguh ibu lebih ridho bila engkau jujur sekalipun engkau harus kehilangan harta dan perbekalanmu daripada kau
harus kehilangan kejujuranmu"
.
aku tersentak kaget, wajahku mulai pucat pasi, teringat olehku salah satu hadist yang menyatakan bahwa kita harus berbuat baik dan berbakti pada orangtua kita sendiri, bahkan RASULULLAH SAW sampai 3 kali menyebut kata "ibumu, ibumu ,ibumu .. lalu ayahmu" , tak kusangka ternyata aku tertipu oleh nafsu dan egoku sendiri, hingga aku tak tahu bahwa selama ini wali tanpa nama yang memiliki kemampuan layaknya wali quthb adalah orangtuaku sendiri ....
.
lalu orang gila berkata kembali :
.
" lihatlah ibumu, berapa lama dia menanggung dirimu dalam perutnya? apakah kau sanggup menahan perih dan pedih seperti dirinya hanya untuk menginginkan kau lahir di dunia hingga bertaruh nyawa agar kau terlahir sehat dan selamat?? bahkan ketika dalam kondisi darurat ia lebih rela menerima kematian agar kau tetap hidup ... apakah kau pernah memikirkan hal ini ?? kekuatan apa yang membuat ibumu sekuat dan setabah itu sebagaimana kekuatan awliya yang sanggup menerima dan menanggung beban yang berat? itu kekuatan ALLAHU SWT yang dianugerahkan kepada ibumu melalui RAHMAN dan RAHIM NYA , ini adalah sumber kekuatan para AWLIYA"
.
aku diam seribu bahasa rasa hati ini ingin menangis sejadi-jadinya, aku serasa dihakimi dalam hari perhitungan ...
lalu orang gila itu berkata lagi "kau bangga dan takjub dengan karomah para wali tapi pernahkah kau banggakan dan takjub dengan karomah ibumu yang ALLAHU SWT anugerahkan kepadamu? pernahkah kau bangga dan takjub dengan karomah ibumu yang mengajarkan berkata-kata ketika masih bayi? tidurnya sedikit karena kau selalu nangis dan rewel sebagaimana para AWLIYA yang tidurnya sedikit karena memikirkan ummat NABI MUHAMMAD SAW yang banyak berkeluh kesah dan merengek .... air susunya seakan akan tak pernah habis setiap kali kau merengek ingin netek , apakah kau tak tahu kalau itu adalah bukti karomah ibumu?, tidakkah kau pernah mendengar kalimat ini
.
"ridho orangtua adalah ridho nya ALLAHU , para awliya mereka menjadi wali quthb dikarenakan ridho dari orangtua mereka, tidakkah kau sadar bahwa do'a dan harapan kedua orangtuamu hampir setara dengan wali quthb?"
.
astaghfirullah ... ampuuunnn .... mendengar celotehan orang gila tersebut seakan petir menyambar seluruh tubuhku, badanku rasanya hancur binasa ... ingin sekali aku rasanya menangis sekuat-kuatnya ...
.
orang gila itu berdiri lalu berkata sambil menunjuk kearahku "lihat dirimu, kelak kau akan jadi seorang bapak, apakah kau tahu karomah bapakmu selama ini? lihat tangannya, lihat punggungnya lihat kulitnya, setiap hari ia membanting tulang agar kau tetap bisa makan, tetap bisa tertawa , tetap tersenyum , bekerja siang dan malam hanya untuk mengabulkan segala macam pinta dan rengekmu, ketika kau kecil dirimu melakukan kesalahan dialah orang yang paling depan membelamu, ketika kau dalam bahaya dia rela menghadapi bahaya itu untuk menyelamatkanmu, dia tanggung bebanmu dan ibumu dipundaknya walau kian rapuh dia tetap berusaha menopang , tidakkah kau sadari bahwa bapakmu itu seorang MUJAHID FISABILILLAH ? yang setiap hari dia berjuang menafkahi kehidupanmu bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun, dia bapakmu adalah MUJAHIDIN kebanggaanmu"
.
ya RABB , aku seperti hancur lebur mendengar ocehan orang gila tersebut, bahkan ternyata selama ini aku yang gila bukan dia, aku melupakan siapa sesungguhnya orangtuaku sendiri, aku melupakan semua yang mereka beri padaku, bahkan aku sering takjub akan pesona dan karomah wali tapi aku tak pernah sadar dengan orangtuaku sendiri yang merupakan wali tanpa nama dan tanpa gelar kewalian, ...
.
sesaat kemudian orang gila itu berlalu meninggalkanku tanpa sepatah katapun .... aku mengikuti dia dari belakang ingin tahu kemana dia pergi ... ternyata dia mendatangi 2 gundukan tanah, dan dia duduk disana .... mulutnya komat kamit seperti orang yang berdialog dan berbicara, namun karena dia menggunakan bahasa daerah yang tidak kumengerti aku tidak tahu apa yang dia ucapkan, lalu sesaat kemudian dia tertawa kebahak-bahak sambil senyam senyum dihadapan 2 gundukan tanah yang ternyata itu tanah kuburan, tapi aku tak tahu kuburan siapa itu namun aku berhusnudzon mungkin itu kuburan seorang wali besar, karena dari celoteh orang gila itu sepertinya dia tahu betul tentang wali jadi aku pikir itu kuburan seorang wali .... tiba-tiba setelah selesai dia tertawa , dia diam .... suasana menjadi hening .... kemudian kulihat dia mulai menangis meneteskan airmata dengan suara terisak-isak, tangisan begitu pilu sampai serasa menyayat hatiku untuk turut menangis ... aku tak tahu apa yang diucapkannya dalam logat daerah, ucapannya seperti sedang curhat pada kuburan tersebut sambil tangannya mengelus - elus kuburan itu, tangisan kian jadi bahkan meraung, aku sedih bercampur bingung karena tak mengerti dengan bahasa yang diucapkannya ... namun akhirnya aku mengerti mengapa dia meraung-raung menangis dikuburan yang kusangkakan seorang wali , ditengah isak tangisnya aku mendengar dia mengucapkan kalimat "mbok ... " , lalu pada kuburan yang sebelahnya dia berkata "mbah ... " , aku jadi ingin menangis sejadi-jadinya .... ternyata itu kuburan orangtuanya , ternyata itu kuburan seorang wali tanpa nama tanpa gelar ... kini aku baru faham mengapa orang-orang mulai menganggap gila, sebab dia sering tertawa, menangis meraung, dan bercakap - cakap sendiri di kuburan ... seandainya aku jadi dia mungkin aku akan sama dengannya menjadi gila karena ditinggal pergi oleh kedua orang paling yang disayangi ...
aku membalikkan badanku ... bergegas ingin pulang kerumah untuk menemui kedua orangtuaku yang masih hidup ... aku merasa beruntung masih memiliki wali tanpa nama tanpa gelar yang masih hidup ....
.
sepanjang jalan aku berdo'a
allahumma firlana dzunubanna waliwalidayya warhamhumma kama robbaya nishagiro.

Monday, 9 October 2017

Tresnane arjuna

Sopo wonge sik ora reti arjuna,  baguse ora lumrah turah. Kepingin bojo sik koyo opo kare nuding.  Wong wadon ayu makimplah kimplah bakalane ora nolak yen dipilih arjuno dadi bojone.
Nyatane arjuna kepincut karo roro ireng sing pakulitane ireng tuntheng. 
Ewodene arjuna wong lanang gagah kondang gantheng kok malah milih sembodro sing ireng?
Kajobo ireng pakulitane,  sembodro rambute kruwel kruwel kriting nanging sembodro  yo ra tau rebonding. Sanadyan koyo kui sembodro  dipilih arjuna dadi garwane.
Banjur manowo koyo iki sopo sakjane sik ora bener? Arjuno sik salah pilih opo sembodro sik pasang susuk?
Kwkwkw... Sik kleru lan salah iku sejatine awake dewe kulo lan panjenengan  kang tansah nyawang wong liyo soko rupo lan sandhangane.
Amarga martabate manungso iku ora manggon ing rupo lan sandhangane  nangin ono ati lan tingkahlakune.
Salam tresno tulus saking nagari ajisoko.